Universitas Ahmad Dahlan
  • TENTANG UAD
  • KULIAH DI UAD
  • PENELITIAN & PENGABDIAN
  • KEHIDUPAN KAMPUS
  • INTERNASIONAL
  • Search
  • Menu Menu
buku_jabal_rahmah.jpeg

Jabal Rahmah: Catatan tentang Kenangan dan Kasih Sayang kepada Jabrohim

Januari 9, 2018/in Warta Utama UAD/by webmaster

Melepas Drs. Jabrohim, M.M., dosen Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), digelar acara peluncuran buku Jabal Rahmah bertajuk “Pak Jab (Tidak) Pensiun” pada Senin, 25 Desember 2017 lalu. Buku Jabal Rahmah: Perjumpaan Sastra di IKIP Muhammadiyah Yogyakarta-Universitas Ahmad Dahlan tersebut merupakan prasasti purnabakti Jabrohim yang dipersembahkan oleh Komunitas Sastra Alumni Universitas Ahmad Dahlan (KSA-UAD). Buku ini terbagi menjadi dua bagian; Tegur dan Sapa. Disusun oleh 39 catatan karya sastrawan, penyair, rekan, dan kolega dari Jabrohim.  Dalam catatan tersebut, muncul nama-nama besar seperti Suminto A. Sayuti, Emha Ainun Najib, Tirto Suwondo, Suwardi Endraswara, Mustofa W. Hasyim, Iman Budhi Santosa, B. Rahmanto, dan masih banyak lagi. Dr. Kasiyarno, M.Hum., dalam subbab Sambutan Rektor menulis bahwa setiap catatan penulis dalam buku tersebut merupakan bukti sejarah sehingga menjadikannya sebuah prasasti.

Buku yang disusun dan diterbikan atas gagasan para mahasiswa dan alumni Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Ahmad Dahlan ini hadir sebagai suatu upaya mencatat peristiwa sastra yang tengah berlangsung di UAD sejak masih menjadi IKIP Muhammadiyah Yogyakarta, sehingga setiap catatan yang tertulis dalam buku ini mewujud sebagai bukti sejarah. (2017: ix)

Seperti yang dituliskan Rektor UAD, Jabal Rahmah memang diterbitkan dengan tujuan sebagai prasasti purnabakti Jabrohim sebagai dosen FKIP PBSI. Namun, karena perkembangan sastra di kampus Muhammadiyah ini tidak bisa lepas dari peran Jabrohim, dengan begitu buku ini juga mencatat sejarah perkembangan gerakan sastra sejak masih bernama IKIP Muhammadiyah Yogyakarta hingga saat ini. Prof. Dr. Suminto A. Sayuti, dalam catatannya berjudul “Memahami Pak Jabrohim” yang juga menjadi prolog dalam buku ini menceritakan kedekatannya dengan Jabrohim yang seperti keluarga. Bahkan, kegiatan kesusastraan yang ia lakukan selama menjadi dekan Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), sedikit banyak terinspirasi dari Gerakan Sastra(-wan) Masuk Kampus yang digelakkan Jabrohim di IKIP Muhammadiyah Yogyakarta kala itu.

Mengapa Pak Jab menganut “estetika keras kepala” jika sudah masuk pada proses kegiatan yang bersentuhan dengan sastra. Bagi beliau, sebagai salah satu sektor kegiatan budaya, kehidupan sastra suatu bangsa meniscayakan adanya wilayah-wilayah kehidupan kecendekiaan yang mencakup tiga wilayah, yaitu wilayah produktif/kreatif/penciptaan, reproduktif/rekreatif/pengamatan-pengkajian, dan reseptif/apresiatif/penikmatan. (2017: xiv)

Dalam prolog tersebut, Suminto A. Sayuti menjelaskan landasan “estetika keras kepala” yang dianut Jabrohim, bahwa kebudayaan dan pendidikan merupakan hubungan timbal balik yang begitu eratnya hingga jika pendidikan dilakukan tanpa orientasi budaya, maka akan gersang dan jauh dari nilai-nilai luhur.

Anes Prabu Sadjarwo, berbagi kenangan pribadinya dengan Jabrohim semasa ngangsu kawruh di UAD. Ia menyebut Jabrohim sebagai dosen aneh, nyeleneh. dan anti mainstream.

Saya tidak berterima dengan dosen yang mengajari menulis, namun, mata penanya tumpul. Nah, Pak Jab merupakan salah satu dosen yang saya sukai karena beliau tidak hanya menyampaikan omong kosong. Pak Jab memiliki bertumpuk-tumpuk karya terutama karya tulis dan gagasan-gagasan yang selalu ter(di)realisasikan. Pak Jab menulis puisi, menulis esai, menulis buku ajar panduan penelitian, juga seorang penyunting yang andal. (2017: 166)

Di mata Anes, Jabrohim selalu memaksa mahasiswa untuk membaca karya sastra sebanyak-banyaknya. Dalam perkuliahan, Jabrohim tidak jarang menceritakan pengalaman-pengalamannya bersama sastrawan-sastrawan terkenal. Pembelajaran bagi Jabrohim adalah pembebasan pikiran. Jabrohim tidak mengikuti arus keumuman yang mengalir di sekitarnya, ia berani berdiri menghadang arus walaupun sendirian. Hal ini kemudian merujuk kembali pada istilah Suminto A. Sayuti bahwa Jabrohim menganut “estetika keras kepala”.

Pada bagian Epilog yang berjudul “Jangan Sampai Tak Ada Jabrohim”, Emha Ainun Najib (2017: 178) menuliskan, “Kalau engkau menatap Jabrohim dari bumi: Jabrohim hanyalah seorang Dosen, pengurus Universitas di Fakultasnya. Seorang suami yang penuh kasih sayang. Seorang Bapak penyemangat dan pengawal generasi yang akan tandang di masa depan. Seorang sahabat yang tidak tahan untuk tidak memberi, menyodorkan hati dan tangannya untuk menolong dan membikin mudah siapa dan apa saja di depan dan sekitarnya.” (dev)

Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on Twitter
  • Share on Pinterest
  • Share on LinkedIn
  • Share on Reddit
  • Share by Mail
http://dev.uad.ac.id/wp-content/uploads/field/image/buku_jabal_rahmah.jpeg 333 500 webmaster http://dev.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-uad-new-3.png webmaster2018-01-09 06:28:572018-01-09 06:28:57Jabal Rahmah: Catatan tentang Kenangan dan Kasih Sayang kepada Jabrohim

Temukan Kami

  • Facebook : Universitas Ahmad Dahlan
  • Instagram : @klik_uad
  • twitter : @klik_uad
  • youtube : Universitas Ahmad Dahlan

Instagram

Temukan Kami
#SEMUABISAKULIAHDIUAD
Cari versi terbaikmu di Universitas Ahmad Dahlan
Menjadi dahlan muda dan temukan versi terbaikmu di Universitas Ahmad Dahlan


Daftar Sekarang

Rekognisi

 

Alamat

Kampus I

Kampus I (Rektorat)
Jalan Kapas No. 9, Semaki, Kec. Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55166
Telepon : (0274) 563515
Faximille : 0274-564604
Email : info[at]uad.ac.id
Kampus I Unit B
Jalan Kapas No. 14, Semaki, Kec. Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55166
Telepon : (0274) 563515
Faximille : 0274-564604
Email : info[at]uad.ac.id

Kampus II

Kampus II Unit A
Jalan Pramuka No. 42, Pandeyan, Kec. Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55161
Telepon : (0274) 563515
Faximille : 0274-564604
Email : info[at]uad.ac.id
Kampus II Unit B
Jalan Pramuka No. 42, Pandeyan, Kec. Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55161
Telepon : (0274) 563515
Faximille : 0274-564604
Email : info[at]uad.ac.id

Kampus III

Kampus III
Jalan Prof. Dr. Soepomo, S.H., Warungboto, Kec. Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55164
Telepon : (0274) 563515
Faximille : 0274-564604
Email : info[at]uad.ac.id

Kampus IV

Kampus IV (Utama)
Jalan Ahmad Yani, Tamanan, Kec. Banguntapan, Kab. Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55191
Telepon : (0274) 563515
Faximille : 0274-564604
Email : info[at]uad.ac.id

Kampus V

Kampus V
Jalan Ki Ageng Pemanahan No. 19, Sorosutan, Kec. Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55162
Telepon : (0274) 563515
Faximille : 0274-564604
Email : info[at]uad.ac.id

Kampus VI

Kampus VI
Jalan Wates–Purworejo No. 234, Dalangan, Triharjo, Kec. Wates, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta 55651
Telepon : (0274) 563515
Faximille : 0274-564604
Email : info[at]uad.ac.id

Kantor LPP & LSP

Kantor LPP & LSP
Jalan Gondosuli No. 1b, Semaki Kec. Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55166
Telepon : (0274) 563515
Faximille : 0274-564604
Email : info[at]uad.ac.id
Pak Jabrohim (Tidak) Pensiunjabal_rahmah.jpgjabal_rahmah.jpgJabrohim (Is Not) Retiring
Scroll to top