Universitas Ahmad Dahlan
  • TENTANG UAD
  • KULIAH DI UAD
  • PENELITIAN & PENGABDIAN
  • KEHIDUPAN KAMPUS
  • INTERNASIONAL
  • Search
  • Menu Menu
memoar_noeng_muhadjir_dari_ikip_ke_uad.jpg

Memoar Noeng Muhadjir: Dari IKIP ke UAD

Oktober 29, 2018/in Warta Utama UAD/by webmaster

Suatu ketika Prof. Dr. Noeng Muhadjir, ketika masih menjabat sebagai Rektor Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Muhammadiyah, berkunjung ke sebuah rumah di Jalan Deresan Nomor 38. Di rumah itu, almarhum bertemu dengan Prof. Dr. Sarbiran, Ph.D. (red: Wakil Rektor IV UAD saat ini).

Dari cerita Sarbiran, kedatangannya ke Jalan Deresan untuk mengutarakan keinginannya mengembangkan IKIP Muhammadiyah menjadi Universitas Ahmad Dahlan (UAD). “Ia memiliki keinginan menjadikan IKIP Muhammadiyah menjadi lembaga yang lebih baik dan maju,” kata Sarbiran ketika ditemui di kampus 1 UAD, Jln. Kapas 9, Semaki, Yogyakarta.

Saat itu, pembicaraan hanya berkutat pada pengembangan dan perubahan dari IKIP ke universitas. Belum ada usulan nama universitasnya. Noeng meminta bantuan Sarbiran untuk mengusahakan kemajuan IKIP. “Dengan tegas, saya menjawab setuju. Sangat baik. Sambil mengacungkan jempol,” katanya sambil mengulang gestur acungan jempol.

Setelah pertemuan itu, Sarbiran meminta satu orang yang dapat dipercaya kepada Noeng. Ia ditugasi untuk menyampaikan informasi terkait rencana perubahan IKIP menjadi universitas. Perubahan tersebut tentu memunculkan pro dan kontra. Sehingga Sarbiran meyakini butuh seorang informan untuk memperoleh informasi penting.

Informasi yang didapat dari Hartono (red: informankepercayaan) digunakan untuk bahan pertimbangan dan analisis demi kebaikan IKIP Muhammadiyah. Hartono diminta untuk mencari informasi mengenai keadaan IKIP setelah Noeng Muhadjir memiliki gagasan untuk mengubah menjadi universitas.

“Alhamdulillah saya memiliki seseorang yang dapat saya percayai. Dia dapat dipercaya mengenai keadaan IKIP. Saya berpikiran, almarhum Noeng Muhadjir pasti menghadapi orang-orang yang mungkin belum bisa menerima kalau IKIPdijadikan universitas. Sehingga saya meminta bantuan Hartono yang waktu itu masih muda dan energetik.”

Dalam prosesnya, perubahan dari IKIP Muhammadiyah menjadi UAD berjalan dengan baik. Banyak pihak yang mendukung dan menerima perubahan tersebut. Sampai saat ini, UAD telah menjelma sebagi salah satu universitas terbaik di Indonesia. Ide yang digagas Noeng untuk mengubah menjadi universitas berbuah manis.

Kini, UAD telah memiliki enam kampus, yang semula hanya satu di Jalan Kapas. Seiring berjalannya waktu, UAD membuka 48 program studi, 11 di antaranya program pascasarjana. Selain itu, juga ada beberapa program keprofesian.

Almarhum Noeng Muhadjir yang meninggal pada 28 Oktober 2018 di usia 88 tahun memiliki andil besar dalam perjalanan perkembangan IKIP dan UAD. Ia pernah menjabat sebagai rektor sejak 1990-1994 (IKIP Muhammadiyah), 1995-1999 (UAD). Di masa senjanya, laki-laki kelahiran Bukittinggi, 13 November 1930 ini juga masih mengabdi menjadi dosen pengampu di Program Pascasarjana UAD.

Semoga perjuangan dan amal ibadah almarhum mendapat pahala di sisi Allah Swt. Berkat gagasan dan perjuangannya, UAD menjadi universitas yang jauh lebih bagus, maju, dan mengemuka yang menjadi kepercayaan masyarakat Indonesia. (ard)

Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on Twitter
  • Share on Pinterest
  • Share on LinkedIn
  • Share on Reddit
  • Share by Mail
http://dev.uad.ac.id/wp-content/uploads/field/image/memoar_noeng_muhadjir_dari_ikip_ke_uad.jpg 243 500 webmaster http://dev.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-uad-new-3.png webmaster2018-10-29 10:51:212018-10-29 10:51:21Memoar Noeng Muhadjir: Dari IKIP ke UAD

Temukan Kami

  • Facebook : Universitas Ahmad Dahlan
  • Instagram : @klik_uad
  • twitter : @klik_uad
  • youtube : Universitas Ahmad Dahlan

Instagram

Temukan Kami
#SEMUABISAKULIAHDIUAD
Cari versi terbaikmu di Universitas Ahmad Dahlan
Menjadi dahlan muda dan temukan versi terbaikmu di Universitas Ahmad Dahlan


Daftar Sekarang

Rekognisi

 

Alamat

Kampus I

Kampus I (Rektorat)
Jalan Kapas No. 9, Semaki, Kec. Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55166
Telepon : (0274) 563515
Faximille : 0274-564604
Email : info[at]uad.ac.id
Kampus I Unit B
Jalan Kapas No. 14, Semaki, Kec. Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55166
Telepon : (0274) 563515
Faximille : 0274-564604
Email : info[at]uad.ac.id

Kampus II

Kampus II Unit A
Jalan Pramuka No. 42, Pandeyan, Kec. Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55161
Telepon : (0274) 563515
Faximille : 0274-564604
Email : info[at]uad.ac.id
Kampus II Unit B
Jalan Pramuka No. 42, Pandeyan, Kec. Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55161
Telepon : (0274) 563515
Faximille : 0274-564604
Email : info[at]uad.ac.id

Kampus III

Kampus III
Jalan Prof. Dr. Soepomo, S.H., Warungboto, Kec. Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55164
Telepon : (0274) 563515
Faximille : 0274-564604
Email : info[at]uad.ac.id

Kampus IV

Kampus IV (Utama)
Jalan Ahmad Yani, Tamanan, Kec. Banguntapan, Kab. Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55191
Telepon : (0274) 563515
Faximille : 0274-564604
Email : info[at]uad.ac.id

Kampus V

Kampus V
Jalan Ki Ageng Pemanahan No. 19, Sorosutan, Kec. Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55162
Telepon : (0274) 563515
Faximille : 0274-564604
Email : info[at]uad.ac.id

Kampus VI

Kampus VI
Jalan Wates–Purworejo No. 234, Dalangan, Triharjo, Kec. Wates, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta 55651
Telepon : (0274) 563515
Faximille : 0274-564604
Email : info[at]uad.ac.id

Kantor LPP & LSP

Kantor LPP & LSP
Jalan Gondosuli No. 1b, Semaki Kec. Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55166
Telepon : (0274) 563515
Faximille : 0274-564604
Email : info[at]uad.ac.id
Pengurus Alumni UAD Terbentuk di Maluku Utarapengurus_alumni_uad_terbentuk_di_maluku_utara.jpegpeserta_pmkb_2018_peringati_hari_sumpah_pemuda_3.jpgPeserta PMKB 2018 Peringati Hari Sumpah Pemuda
Scroll to top