Universitas Ahmad Dahlan
  • TENTANG UAD
  • KULIAH DI UAD
  • PENELITIAN & PENGABDIAN
  • KEHIDUPAN KAMPUS
  • INTERNASIONAL
  • Search
  • Menu Menu
wayang_uad_2016.jpg

Mengakar Kembali Pada Tradisi dan Budaya

Februari 3, 2016/in Warta Utama UAD/by webmaster

Pergelaran wayang kulit yang diadakan di halaman kampus IV Universitas Ahmad Dahlan (UAD) merupakan acara tasyakuran memperingati Milad ke-55 UAD.

Acara yang digelar pada Sabtu, (26/12/2015), ini mengangkat lakon “Bangun Pura Kencana”.

“Bangun berarti membangun, Pura berarti bangunan, dan Kencana berarti emas. Jika diartikan maka membangun bangunan yang bermanfaat bagi masyarakat luas. Dalam lingkup khusus, harapannya setelah dibangun kampus IV akan menjadi kampus emas yang bisa dibanggakan oleh UAD,” ujar Dr. Kasiyarno M. Hum. selaku Rektor UAD.

Pembangunan dan perkembangan kampus-kampus UAD diharapkan diikuti juga dengan perkembangan intelektualitas dari mahasiswanya.

Penataan panggung dan kursi penonton sengaja dikonsep depan panggung khusus masyarakat umum, dan di sebelah panggung untuk pejabat kampus. Hal ini dilakukan karena acara ini bukan hanya milik UAD, tetapi juga masyarakat umum.

“Dalang Ki Seno Nugoho sudah tiga kali mengisi acara wayangan di UAD. Dalang kondang ini merupakan dalang internasional dan sudah berkeliling di Suriname, Belanda, dan Australia. Kapasitasnya tidak perlu diragukan lagi,” lanjutnya saat mengisi sambutan sebelum acara dimulai.

Tamu-tamu undangan dari luar negeri juga datang, seperti dari Malaysia dan Australia.

Aryo Hall salah satu penonton yang berasal dari Australia mengatakan sangat senang dengan adanya acara wayangan.

“Saya sangat suka dengan budaya Indonesia, seperti wayang dan karawitan. Tetapi saya lebih suka terhadap karawitan, karena dasar musiknya berbeda dengan musik modern,” ujar mahasiswa ISI ini.

Ia mendapat informasi adanya acara wayang ini dari ayahnya, Aaron Hall, karena ayahnya juga salah satu pecinta wayang dari Australia.

“Ketika mempelajari karawitan, saya harus benar-benar mendengarkan semua instrumen musik dan harus bisa menyatu dengan alat musik yang lain. Saya berharap acara wayangan di UAD ini bisa menjadi contoh untuk masyarakat luas, bahwa budaya asli harus terus dilestarikan,” imbuh pria berumur 19 tahun ini.

Cipto selaku penonton dari Banguntapan, Bantul mengatakan bahwa dengan adanya acara wayangan ini, UAD bisa terus menjadi kampus yang maju dalam pembangunan gedung dan pendidikan mahasiswanya.

“Cerita wayang itu kan merupakan penggambaran perilaku manusia. Jadi dengan menonton wayang saya banyak belajar tentang kehidupan. Saya sudah menyukai wayang sejak usia 10 tahun,” timpal penonton lainnya, Suharyanto.

Ia mendapatkan informasi adanya acara wayang dari tetangganya yang merupakan karyawan UAD. Ia juga berharap ke depan UAD semakin berkualitas dan sering menyelenggarakan acara kebudayaan.

Hal senada juga dikatakan oleh Eko yang merupakan penjual wayang dari Imogiri. Menurutnya, setiap tokoh dalam wayang menggambarkan watak manusia yang berbeda-beda, ada yang baik dan ada yang jahat. Ia berharap acara budaya semacam ini terus dilestarikan, agar budaya asli Indonesia tidak punah dan membantu pengrajin wayang.

Acara yang dihadiri ratusan orang tersebut membuktikan antusias masyarakat terhadap kesenian wayang masih cukup tinggi. (Ard)

Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on Twitter
  • Share on Pinterest
  • Share on LinkedIn
  • Share on Reddit
  • Share by Mail
http://dev.uad.ac.id/wp-content/uploads/field/image/wayang_uad_2016.jpg 299 448 webmaster http://dev.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-uad-new-3.png webmaster2016-02-03 05:20:522016-02-03 05:20:52Mengakar Kembali Pada Tradisi dan Budaya

Temukan Kami

  • Facebook : Universitas Ahmad Dahlan
  • Instagram : @klik_uad
  • twitter : @klik_uad
  • youtube : Universitas Ahmad Dahlan

Instagram

Temukan Kami
#SEMUABISAKULIAHDIUAD
Cari versi terbaikmu di Universitas Ahmad Dahlan
Menjadi dahlan muda dan temukan versi terbaikmu di Universitas Ahmad Dahlan


Daftar Sekarang

Rekognisi

 

Alamat

Kampus I

Kampus I (Rektorat)
Jalan Kapas No. 9, Semaki, Kec. Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55166
Telepon : (0274) 563515
Faximille : 0274-564604
Email : info[at]uad.ac.id
Kampus I Unit B
Jalan Kapas No. 14, Semaki, Kec. Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55166
Telepon : (0274) 563515
Faximille : 0274-564604
Email : info[at]uad.ac.id

Kampus II

Kampus II Unit A
Jalan Pramuka No. 42, Pandeyan, Kec. Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55161
Telepon : (0274) 563515
Faximille : 0274-564604
Email : info[at]uad.ac.id
Kampus II Unit B
Jalan Pramuka No. 42, Pandeyan, Kec. Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55161
Telepon : (0274) 563515
Faximille : 0274-564604
Email : info[at]uad.ac.id

Kampus III

Kampus III
Jalan Prof. Dr. Soepomo, S.H., Warungboto, Kec. Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55164
Telepon : (0274) 563515
Faximille : 0274-564604
Email : info[at]uad.ac.id

Kampus IV

Kampus IV (Utama)
Jalan Ahmad Yani, Tamanan, Kec. Banguntapan, Kab. Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55191
Telepon : (0274) 563515
Faximille : 0274-564604
Email : info[at]uad.ac.id

Kampus V

Kampus V
Jalan Ki Ageng Pemanahan No. 19, Sorosutan, Kec. Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55162
Telepon : (0274) 563515
Faximille : 0274-564604
Email : info[at]uad.ac.id

Kampus VI

Kampus VI
Jalan Wates–Purworejo No. 234, Dalangan, Triharjo, Kec. Wates, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta 55651
Telepon : (0274) 563515
Faximille : 0274-564604
Email : info[at]uad.ac.id

Kantor LPP & LSP

Kantor LPP & LSP
Jalan Gondosuli No. 1b, Semaki Kec. Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55166
Telepon : (0274) 563515
Faximille : 0274-564604
Email : info[at]uad.ac.id
UAD Sejahterakan Dosen & Karyawantanam_pohon_kurani_uad_jos.jpgUpaya UAD Menuju Penghijauan Islami
Scroll to top